Home Profil Kurikulum Berita Kegiatan Video Foto Galeri Zona Kreatif Artikel Pendaftaran Kontak
  • Jadikan pengalaman belajarmu lebih berkesan & bermakna
  • Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya merupakan Sekolah Model di Indonesia
  • Sekolah Menyenangkan Sekolah Pilihan
         
   
DetailArticle
Share |
Display Class Media Pembelajaran Asyik

Pendidikan tematik dan berkarakter merupakan model pendidikan yang relevan diterapkan saat ini. Model ini juga mampu menuntut anak untuk memiliki kepribadian dan ilmu pengetahuan yang seimbang. Adanya tuntutan ini tidak serta merta terjadi dengan sendirinya. Ini berarti anak tetap memerlukan seseorang dalam memfasilitasinya. Dalam lingkup dunia pendidikan guru tentu saja merupakan fasilitator utama. Oleh karenanya, guru sangat berperan dalam pembentukan karakter anak untuk kemudian mampu menggali potensi-potensi yang dimiliki oleh setiap anak.

Menurut teori Pieget, perkembangan anak pada usia sekolah dasar (SD) berkisar antara 6 sampai dengan 12 tahun, dimana usia tersebut merupakan perkembangan kognitif pada tahapan operasional kongkrit. Pada masa itu anak memiliki ciri ciri berupa penggunaan logika yang sudah cukup memadai. Pada tahapan operasioanal kongkrit anak memiliki proses proses penting, yaitu 1) Pengurutan kemampuan anak untuk mengurutkan objek menurut ukuran, bentuk atau ciri lainnya. 2) Klasifikasi kemampuan anak untuk memberi nama dan mengidentifikasi serangkaian benda menurut tampilannya, ukurannya, atau karakteristik yang lain. 3) Decentering anak mulai mempertimbangkan beberapa aspek dari suatu permasalahan untuk bisa memecahkannya. 4) Reversibility anak mulai memahami bahwa jumlah atau benda benda dapat berubah. 5) Konservasi anak mulai memahami bahwa kuantitas, panjang, atau jumlah benda tidak berhubungan dengan pengaturan atau tampilan dari benda benda tersebut. 6) Egosentrisme kemampuan anak untuk melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain.

Dengan berbagai kemampuan tersebut guru diharapkan mampu berupaya untuk memfasilitasi dengan penggunaan media-media menarik yang berkaitan dengan proses pembelajaran. Salah satu media yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran ini adalah dengan optimalisasi display. Display merupakan sebuah media untuk memberikan informasi-informasi penting yang dapat menunjang pembelajaran. Keberadaan display ini diharapkan mampu memberikan stimulasi, motivasi maupun media untuk apresiasi siswa dalam belajar. Penggunaan display itu tidak hanya dapat digunakan didalam kelas saja, di luar kelas pun display dapat diaplikasikan. Pada dasarnya sebuah display dapat dibuat oleh siapa pun termasuk anak, dalam pembuatan inilah kreativitas sangat berperan untuk membuat tampilan display tersebut menjadi menarik. Dan pada saat proses kreativitas ini berjalan di situlah kemampuan anak akan sangat merasa dihargai terlebih jika display-display yang mereka buat ditempel didalam maupun diluar kelas mereka. Kondisi ini yang akhirnya akan memunculkan rasa bangga dan dihargai dalam diri anak sehingga secara tidak langsung rasa senang, nyaman dan asyik pada saat proses belajar akan dapat dicapai.

Media Belajar Kaya Manfaat

Pada pendidikan luar negeri keberadaan display sudah merupakan suatu hal yang biasa. Sebagain besar pendidikan disana terutama pada tahap tingkatan pendidikan dasar penggunaan display bahkan telah menjadi sebuah keharusan sebagai media pembelajaran. Di Indonesia sendiri, penggunaan display ini memang belum banyak diaplikasikan pada semua sekolah. Akan tetapi ada beberapa sekolah yang memang sudah mengaplikasikan display ini sebagai media pembelajaran. Di Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 sendiri, display seakan menjadi sebuah media wajib bagi guru dalam penyampaian pembelajaran. Oleh karenanya tak heran jika di semua kelas mulai dari kelas 1 sampaidengan kelas 6 tidak ada satu kelas pun yang didalam atau diluar kelasnya tidak menggunakan display.

Keberadaan display memang sangat penting bagi Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16. Tak hanya bagi guru, bagi siswa pun media display ini tentu mempunyai peranan penting sebagai media penunjang belajar. Melalui pemanfaatan display, guru akan lebih mudah mengembangkan metode-metode pembelajaran dan juga mengembangkan kreativitas dalam proses pembelajaran. Manfaat ini tentu tidak hanya dapat dirasakan oleh guru saja, siswa pun juga pasti dapat merasakan manfaatnya. Memunculkan rasa ingin tahu dalam belajar, menumbuhkan semangat belajar, timbulnya rasa percaya diri saat telah menciptakan karya, dan mampu menuangkankan ide-ide baru pada display yang dibuat. Tak hanya itu saja, melalui display tersebut siswa akan dapat mengkritisi display yang mereka buat sendiri maupun yang teman mereka buat sehingga mereka dapat melakukan penilaian terhadap hasil karya mereka. Media display ini juga dapat berfungsi sebagi media pengusir kebosanan saat siswa belajar didalam kelas. Saat mereka jenuh dengan proses pembelajaran, mereka dapat melihat hasil karya mereka yang terpajang didalam kelas sehingga memunculkan rasa bangga dan semangat belajar pun akan tumbuh lagi.

Media Kreatif Penghubung Guru dan Siswa

Dalam penyampaian informasi terkadang kesuliatan-kesulitan yang berkaitan dengan pemahaman terkadang masih sering ditemukan dalam proses pembelajaran. Kesulitan-kesulitan inilah yang terkadang membuat siswa merasa enggan untuk belajar. Dalam hal ini tentu guru yang memiliki fungsi sebagai fasilitator untuk bisa mengatasi hal-hal tersebut. Pada dasaranya pemanfaatan display class memang sangat membantu karena mengingat tujuan dari pembuatan display class itu sendiri adalah mengaktifkan dan melibatkan siswa dalam proses pembelajaran dan mempermudah pemberian pemahaman kepada siswa dalam proses belajar. Melalui pembuatan display ini juga siswa akan lebih kreatif dan inovatif serta mampu membangun kerjasama diantara siswa.

Pada akhirnya pemanfaatan display ini diharapakan mampu menjadi salah satu solusi media dalam menyampaikan informasi-informasi penunjang belajar yang lebih kreatif dan inovatif kepada siswa sehingga informasi-informasi tersebut lebih mudah untuk diterima dan dipahami siswa. Disamping itu, munculnya rasa nyaman dan dihargai dalam diri siswa saat mereka diberi ruang untuk dilibatkan secara langsung dalam proses kegiatan belajar melalui pembuatan display yang mereka buat dengan kreativitas dan inovasi.

    OtherArticles

Serunya Belajar Tentang Proses Pembuatan Sirup dan Cara Mengirim Surat

Serunya Belajar Tentang Proses Pembuatan Sirup dan Cara Mengirim Surat

Halal Bi Halal Bersama Ust.Wijayanto

Display Class Media Pembelajaran Asyik

Tugas Akhir Rangsang Siswa Menjadi Kreatif, Inovatif dan Berkarakter Positif

Because, THE SCHOOL IS NOT A FACTORY!

MENDIDIK ANAK BERTANGGUNG JAWAB

LINGKUNGAN SEBAGAI SIMBOL DALAM PEMBELAJARAN

PERAN GURU DALAM MEMBANGUN KEJUJURAN AKADEMIK IDEALISME SANG GURU UNTUK PENDIDIKAN YANG LEBIH BAIK

TEACHING ENGLISH USING HIP-HOP IN SD KREATIF MUHAMMADIYAH 16 SURABAYA

Membangun Empati Anak Sejak Dini di Sekolah Kreatif

SEKOLAH INKLUSI : SOLUSI PENDIDIKAN UNTUK SEMUA

Kata Kunci itu Bernama Kreativitas

Sekilas Tentang Pembelajaran Tematik

   
         
 
PENDAFTARAN
"Sekolah Kreatif" SD Muhammadiyah 16 - Jl. Barata Jaya I/11 Surabaya
Telp. (031) 5045 109, 7216 0806
c.p : Heru Tjahjono (08123 207 580)
Tim Inovasi Pengembangan Sekolah (TIPS)
  Website : www.sekolahkreatif.com
E-mail : kontak@sekolahkreatif.com
 
 
Copyright © 2012 - SEKOLAH KREATIF - SD Muhammadiyah 16 Surabaya. All Rights Reserved.