Home Profil Kurikulum Berita Kegiatan Video Foto Galeri Zona Kreatif Artikel Pendaftaran Kontak
  • Jadikan pengalaman belajarmu lebih berkesan & bermakna
  • Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya merupakan Sekolah Model di Indonesia
  • Sekolah Menyenangkan Sekolah Pilihan
         
   
DetailNews
Share |
Belajar dari Penjual Jamu Gendong Tradisional

Belajar itu bisa dari siapa saja. Istilah tersebut agaknya tepat ditujukan bagi siswa-siswa kelas 1 Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16. Sekitar bebarapa bulan yang lalu di semester pertama pembelajaran, guru-guru kelas 1 Sekolah Kreatif ini sengaja mengundang seorang penjual jamu gendong tradisional untuk datang ke sekolah. Penjual jamu ini biasa disapa Bu Yani. Di tengah minimnya para penjual jamu gendong tradisional, Bu Yani terbilang masih semangat untuk menjajakan jamu-jamu hasil buatannya yang tiap hari dia jual kepada orang-orang yang dia temui di komplek perumahan, gang-gang kecil perkampungan, dan siapa pun yang kebetulan melihatnya. Setiap hari dia menjajakan jamu tradisional tersebut dengan berjalan kaki. Cara berpakaiannya masih sama seperti khasnya tukang-tukang jamu jaman dulu yaitu dengan memakai baju tradisional jawa, setelan kebaya dan jarit serta tak lupa caping anyaman melingkar diatas kepalanya.

Hari itu hari selasa, Bu Yani sengaja tidak berjualan karena untuk memenuhi janjinya kepada guru Sekolah Kreatif yang mengundangnya datang ke Sekolah Kreatif. Hari itu hari yang istimewa bagi Bu Yani karena beliau diundang sebagai guru tamu. Sejak concern memakai brand Sekolah Kreatif, sekolah ini terus mengadakan upaya-upaya perubahan dalam konsep pembelajarannya. Salah satu pengembangan konsep pembelajarannya adalah dengan menerapkan model pembelajaran guest teacher atau guru tamu.

Guest teacher atau guru tamu merupakan model pembelajaran yang telah diterapkan di Sekolah Kreatif dengan cara mengundang seorang narasumber tertentu yang disesuaikan dengan tema pembelajaran yang akan dilakukan di kelas. Penerapan model pembelajaran ini dikarenakan Sekolah Kreatif menganggap bahwa belajar itu tidak selalu dengan guru atau orang yang telah mengenyam pendidikan tinggi hingga memiliki gelar yang bergengsi. Dari sebuah profesi sederhana saja terkadang banyak hal yang bisa dipelajari, misalnya seorang tukang sapu jalanan. Dari mereka pun sebenarnya kita juga bisa belajar yaitu belajar untuk membuang sampah pada tempatnya, belajar untuk mengelolah sampah hingga belajar bersabar karena hanya orang-orang tertentu seperti mereka yang rela untuk menyapu jalanan dan tentu saja masih banyak hal-hal lain yang mungkin masih bisa diambil dari seorang tukang sapu jalanan.

Seperti saat ini, guru-guru kelas 1 Sekolah Kreatif ingin mengajak siswa-siswi kelas 1 untuk belajar dari seorang penjual jamu gendong tradisional. Secara pendidikan mungkin Bu Yani tidak memiliki gelar tinggi tertentu yang bisa membuatnya untuk disebut sebagai seorang guru. Akan tetapi karena kemampuan dan kepiawaiannya dalam meracik jamu membuat guru-guru kelas 1 Sekolah Kreatif ini mengundanngnya sebagai guru tamu. Selama kurang lebih satu jam, Bu Yani berbicara didepan siswa-siswi kelas 1. Dengan sabar dan cekatan Bu Yani memberi pengetahuan tentang jamu tradisioanal kepada siswa-siswa kelas 1. Mereka pun sangat antusias dan tertarik. Bagi mereka model belajar seperti ini memang sangat baru sekali karena seperti yang selama ini mereka tahu bahwa belajar itu harus dengan guru bukan dengan seorang tukang jamu gendong tradisional seperti Bu Yani. Ini tentu menjadi pengalaman baru yang seru, menarik dan tentu saja menyenangkan bagi mereka.

Dalam pertemuan mereka dengan Bu Yani, beliau tak hanya memberikan pengetahuan tentang jamu. Bu Yani juga mengajak mereka untuk praktek langsung membuat jamu. Dalam prakteknya Bu Yani mengajari anak-anak cara membuat jamu sinom. Dua orang dari siswa-siswi Sekolah Kreatif pun diajak untuk maju kedepan kelas dan mewakili teman-teman mereka membuat sinom bersama Bu Yani. Sebelum membuat jamu sinom, Bu Yani tak lupa mengenalkan siswa-siswi ini kepada bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat jamu sinom seperti kunyit, asam, gula jawa, gula pasir dan air. Siswa-siswi pun dengan cepat mengerti bahan-bahan tersebut. Tak hanya itu, siswa-siswi juga diperkenalkan dengan rasa dari bahan-bahan tersebut sehingga mereka tak hanya tahu bentuknya tapi juga tahu rasa, manfaat dan kegunaannya.

Setelah jamu sinom telah matang dan siap untuk dikonsumsi, guru-guru kelas 1 pun meminta siswa-siswinya untuk kembali duduk dikursi mereka masing-masing. Secara bergiliran guru-guru tersebut membagikan jamu sinom yang mereka buat tadi untuk diminum bersama-sama. Kini siswa-siswi Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 telah mengetahui informasi baru tentang apa itu jamu?, terbuat dari apa saja? bagaimana cara membuatnya? bagaimana rasanya? dan apa saja manfaatnya?.

Dari salah satu model pembelajaran yang diaplikasikan di Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 ini terbukti bahwa belajar itu tidak selalu dari guru. Dari orang-orang yang tidak berprofesi sebagai guru pun proses belajar tetap bisa dilakukan. Selain itu, belajar itu tidak harus selalu dilakukan dengan cara-cara yang konvensional. Mengundang guru tamu juga bisa menjadi sebuah alternatif pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Tak hanya itu, siswa juga bisa mendapat pengalaman belajar baru dari orang-orang yang belum pernah mereka jumpai sebelumnya.

    OtherNews

Orang Tua Juga Perlu Belajar

Studibanding dari Tuban

Belajar dari Penjual Jamu Gendong Tradisional

Uji Nyali 2013

Klanting Ternyata Enak Lho...

Semangat Berbagi Semangat Berprestasi

Belajar Sehari di Sekolah Kreatif

Belajar Peninggalan Kerajaan Majapahit

Melihat Pesawat Terbang dari Dekat...

Aksi Penolakan Film Innocence of Muslims

Semoga bisa Bermanfaat...

Pasar Tradisional, Siapa Takut.....

Buka Keliling Mengasyikkan..

Puasaku, Kemenanganku

Berbagi dengan sersama Menjelang Ramadhan

   
         
 
PENDAFTARAN
"Sekolah Kreatif" SD Muhammadiyah 16 - Jl. Barata Jaya I/11 Surabaya
Telp. (031) 5045 109, 7216 0806
c.p : Heru Tjahjono (08123 207 580)
Tim Inovasi Pengembangan Sekolah (TIPS)
  Website : www.sekolahkreatif.com
E-mail : kontak@sekolahkreatif.com
 
 
Copyright © 2012 - SEKOLAH KREATIF - SD Muhammadiyah 16 Surabaya. All Rights Reserved.