Belajar Peninggalan Kerajaan Majapahit

 

Proses belajar mengajar yang dilakukan Sekolah kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya tidak hanya di kelas. Sekolah pimpinan Ustad Maulana Muhammad mengajak langsung para Siswa-Siswi untuk belajar diluar Sekolah.

Sebanyak 78 Murid kelas 5 dengan didampingi 8 pendidik mengunjungi daerah Trowulan Mojokerto. Mereka tidak sekedar berkunjung, tapi juga melakukan pembelajaran Bidang Studi Sejarah.

Dalam pelajaran Sejarah, Trowulan-Mojokerto merupakan daerah asal berdirinya kerajaan Majapahit dan museum peninggalan kerajaan. Selama di Trowulan, para Siswa-siswi juga melihat langsung Candi Pajang Ratu, Candi tikus, Candi Kedaton dan Sumur Upas.

Pihak Sekolah mengajak ke salah satu wilayah Jawa Timur agar Siswa-Siswi dapat mengerti bahwa Kerajaan Majapahit yang dulunya pernah mengalami Kejayaan di jamannya. Bagi para Murid, kunjungan ke Trowulan sangat antusias dan begitu senang karena selama ini hanya dapat melihat melihat digambar.

Salah satu Guru Pendamping, Heru Tjahyono mengatakan membawa Siswa-siswi ke Trowulan bisa belajar Sejarah secara menyeluruh. “Bangsa Indonesia merupakan Bangsa yang kaya akan budaya dan peradaban. Salah satunya, Kerajaan Majapahit yang pernah jaya di Daerah Trowulan. Yang terpenting, kunjungan ke Trowulan membuktikan bahwa semua itu tidak ada yang mutlak kejelasan apapun akan terkikis oleh perkembangan mutlak,” tegasnya.

Leave a reply