Poin Kebaikan untuk Mengisi Kaleng Infaq

SEKOLAHKREATIF.COM-Kebijakan pemerintah tentang adanya pembatasan sosial di tengah pandemi Covid 19 mengharusan anak untuk belajar di rumah. Sebagai orang tua, siap atau tidak siap harus meluangkan waktu dan ide agar anak tetap semangat belajar dengan menyenangkan seperti dengan sistem pembelajaran yang di berikan di sekolah yang melibatkan banyak anak yang bermain bersama- sama agar anak tidak jenuh belajar walaupun tidak bersama teman-temannya.

Kegiatan rutin berbagi di bulan Ramadhan yang biasanya dilakukan untuk melatih anak berinfaq di lingkungan sekitar sekolah pun harus di ubah tempat menjadi dilakukan di sekitar rumah, mulai dari pembuatan kaleng infaq, cara mendapatkan isi kaleng infaq, serta membuka dan menyerahan infaq kepada tetangga sekitar rumah yang kurang mampu.

Setelah beberapa hari berjalan, kaleng infaq pun makin terisi, dan seiring dengan akan berakhirnya bulan Ramadhan, kaleng infaq pun dibuka bersama orang tua karena akan dilaporan kepada pihak sekolah tentang hasil perolehan kaleng infaq yang harus segera di serahkan kepada tetangga sekitar rumah yang kurang mampu agar mereka merasa senang disaat tiba hari lebaran sebagai simbol hari kemenangan bagi umat Islam. Dengan semangat berbagi bisa menanamkan anak agar tau makna gotong royong dan menciptakan rasa kekeluargaan terhadap sesama sejak dini.

Seperti yang dilakukan oleh Nanda, siswa kelas 2 Downhill, setiap hari ia harus belajar melakukan hal-hal positif agar terwujud kebiasaan anak positif setiap harinya. Nanda membantu orang tuanya melakukan pekerjaan sehari-hari. Orang tuanya pun memberikan reward dalam bentuk poin kebaikan atas kerja keras anaknya agar lebih semangat melakukan hal-hal yang positif yang kemudian reward tersebut harus ditukarkan setiap harinya untuk mendapatkan sesuatu yang pada umumnya disukai anak tentunya dengan tarif yang sudah ditentukan oleh orangtua, misalnya bermain gawai dan nonton televisi. Dan poin kebaikan itupun harus di tukar pada hari itu juga. Jika tidak, maka akan hangus. Jika anak-anak tidak tertarik dengan hal-hal tersebut, maka poin kebaikan bisa ditukarkan dengan uang tunai yang nantinya bisa dipergunakan untuk anak mengisi kaleng infaq yang merupakan tugas yang diberikan dari sekolah.

Artikel ditulis oleh: Wali Murid Nanda Kelas 2 Downhill Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya

Leave a reply