SD Muhammadiyah 16 Surabaya Bangun Kreatifitas Siswa dalam Menjalin Ukhuwah

MUHAMMADIYAH.ID, SURABAYA – Setiap anak terlahir hebat dengan bakat dan potensi yang dimilikinya, dan setiap bakat dan potensi tersebut perlu diasah agar menjadi prestasi dan menjadi kebanggan tersendiri sehingga tidak ada kata siswa tidak bisa.

Guna mengembangkan bakat dan potensi siswa dibidang seni, Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya menggelar Festival Seni Anak Kreatif 2019 pada Sabtu (2/3/) di gedung Robotika Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

Festival yang dihadiri ratusan siswa-siswi dan wali murid ini merupakan agenda tahunan sekolah. Tahun ini mengangkat tema “Anak Kreatif Membangun Ukhuwah” yakni meneladani ukhuwah yang telah dibangun para pahlawan terdahulu yang telah berjuang untuk mencapai Kemerdekaan melalui pergerakan-pergerakan mulai dari pengaruh faham animisme dan dinamisme, masa kebangkitan hingga sampai masa Kemerdekaan.

Kepala sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya mengatakan, kegiatan ini merupakan ajang edukasi kepada seluruh siswanya untuk mengetahui betapa beratnya para pahlawan bangsa meraih Kemerdekaan dari tangan penjajah.

“Dari penampilan yang telah diperankan, para siswa bisa mendapat inspirasi dari tokoh-tokoh nasional dalam membangun negeri dan mengetahui seberapa besar sumbangsih bapak bangsa untuk Indonesia,” kata dia.

“Festival Seni ini menampilkan bakat dan kreasi seluruh anak didik mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 yakni memainkan peran, nyanyian, ganongan reog ponorogo serta tarian-tarian daerah dan modern  yang dikemas dalam drama musical. Mereka memerankan tokoh-tokoh pejuang bangsa yaitu Fatahillah, Sultan Hasanuddin, Cut Nyak Dien, KH. Ahmad Dahlan, HOS. Cokroaminoto, KH. Hasyim Asyari, Ir. Soekarno, Moh. Harga, dan Jenderal Soedirman,” jelasnya lagi.

Tak hanya itu, pihak sekolah pun menghadirkan langsung salah satu cicit dari Haji Oemar Said Tjokroaminoto atau lebih dikenal sebagai HOS Cokroaminoto yaitu Harjono Sigit Bachroen. Cicit Pahlawan Nasional pendiri Organisasi Nahdatul Ulama KH. Hasyim Asyari, Abdul Wahid Mahfud, cicit pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan, Fauzi Budi Stiawan dan cucu KH. Ahmad Dahlan Siti Richana. Para keturunan pahlawan ini menerima penghargaan sebagai Inspiring People. (Syifa)

Kontributor : Riska Oktaviana

Leave a reply