Wujudkan Pembelajaran Interaktif dan Evaluasi HOTS, Guru Sekolah Kreatif SDM 16 Surabaya Asah Kompetensi Lewat IHT
Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya sukses menggelar kegiatan In House Training (IHT) guna meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik. Pelatihan ini diselenggarakan di ruang Laboratorium Komputer sekolah dan dibagi menjadi tiga gelombang pelaksanaan agar berjalan lebih efektif. Gelombang pertama diadakan pada Senin, 19 Oktober 2026 pukul 13.00-15.00 WIB yang dikhususkan bagi guru kelas 1 dan 2. Selanjutnya, gelombang kedua berlangsung pada Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 09.00-11.00 WIB untuk para guru kelas 3, dan ditutup dengan gelombang ketiga pada Sabtu, 24 Oktober 2026 pukul 10.00-12.00 WIB yang diperuntukkan bagi guru kelas 4, 5, dan 6.
Fokus utama dari IHT kali ini adalah pembekalan materi mengenai teknis pembuatan kisi-kisi dan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) untuk Sumatif Akhir Semester (SAS) I, serta materi Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif. Kegiatan ini dipandu langsung oleh tiga pemateri dari internal sekolah. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ustaz Suyono, S.Si., menekankan pentingnya pelatihan ini bagi para guru. “Melalui kegiatan ini, kami berharap para tenaga pendidik dapat lebih inovatif dalam merancang pembelajaran dan evaluasi, sehingga anak-anak didik kita terbiasa berpikir kritis serta kreatif sejak dini,” ujar beliau.
Pemaparan materi kemudian dilanjutkan dengan praktik teknis yang dipandu oleh para koordinator kurikulum dan modul. Koordinator Kurikulum, Ustaz Fahmi Muqoddas, S.Pd., menyoroti pentingnya inovasi dalam mengajar. “Media pembelajaran interaktif sangat krusial di era digital ini untuk memantik dan menjaga antusiasme belajar siswa di kelas, sehingga penyampaian materi tidak lagi monoton,” ungkapnya. Hal senada disampaikan oleh Koordinator Modul dan Standarisasi Soal, Ustazah Mar’atus Solihah, M.Pd., saat membedah kaidah penulisan soal. “Soal HOTS bukan berarti soal yang mengecoh atau selalu sulit, melainkan soal yang mampu merangsang daya nalar siswa. Oleh karena itu, pembuatan kisi-kisi yang terstruktur adalah kunci utamanya,” jelas beliau.
Antusiasme tinggi terlihat dari para peserta yang mengikuti pelatihan ini dari gelombang pertama hingga ketiga. Perwakilan peserta menyampaikan kesan dan pesan positif terhadap pelaksanaan IHT ini. “Pelatihan ini sangat membuka wawasan kami karena penjelasan materi sangat praktis dan mudah diaplikasikan. Kami menjadi lebih siap dan percaya diri untuk membuat media ajar yang menyenangkan serta menyusun evaluasi yang sesuai dengan tahap perkembangan nalar siswa,” ungkap salah satu perwakilan guru. Para guru juga berpesan dan berharap agar kegiatan pendampingan serupa dapat rutin digelar untuk terus menyegarkan kompetensi mengajar mereka.
Sebagai tindak lanjut dari pelatihan ini, pihak sekolah menargetkan sebuah capaian nyata dan terukur dari seluruh peserta. Setelah mengikuti rangkaian IHT, semua guru dari kelas 1 hingga kelas 6 ditargetkan dapat menyusun secara mandiri soal HOTS yang berstandar Tes Kemampuan Akademik (TKA). Selain itu, para pendidik juga diharapkan dapat segera menerapkan berbagai instrumen media pembelajaran interaktif yang telah dipelajari ke dalam kegiatan belajar mengajar di kelas masing-masing, demi mewujudkan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan berkualitas di Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya.
Oleh : Tim Kreatif
