Berita
Beranda » Blog » Belajar Melindungi Diri Lewat Dongeng

Belajar Melindungi Diri Lewat Dongeng


Sekolahkreatif.com – Belajar menjaga keselamatan diri ternyata bisa dilakukan dengan cara menyenangkan. Siswa kelas I Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya mendapatkan pelajaran tentang keberanian melindungi diri melalui dongeng interaktif yang dibawakan Komunitas Kumpul Dongeng di hall lantai 3 sekolah, Jumat (30/10/2026).Bukan sekadar mendengarkan cerita, siswa diajak memahami tindakan yang perlu dilakukan ketika menghadapi situasi yang membuat mereka merasa tidak aman. Melalui cerita, lagu, dan permainan, pesan tentang perlindungan diri disampaikan dengan bahasa sederhana yang dekat dengan kehidupan anak-anak.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bahasa. Kepala Perpustakaan Sekolah Kreatif, Assabaniyah, A.Md., menjelaskan bahwa kehadiran Komunitas Kumpul Dongeng menjadi kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman belajar melalui cerita.
“Masih dalam bingkai Bulan Bahasa yang diperingati setiap Oktober, kita kedatangan tamu dari Komunitas Kumpul Dongeng. Kakak-kakak pendongeng hadir membawa tema ‘Tebar Cerita Berbagi Sukacita, Hidupkan Cerita’,” ujar perempuan yang akrab disapa Nia tersebut.
Dipandu Kak Tiyan, kegiatan diawali dengan sapaan penuh semangat. Suasana hall langsung ramai oleh jawaban, sorakan, dan tepuk tangan siswa. Interaksi tersebut membuat anak-anak lebih siap mengikuti rangkaian kegiatan.
Puncak kegiatan berlangsung ketika Bunda Inge Ariyani mulai membawakan dongeng. Dengan gitar mungil di tangannya, ia menggabungkan cerita dan iringan musik. Setiap bagian cerita disampaikan dengan ekspresi dan intonasi yang menarik perhatian siswa.

Bunda Inge menjelaskan bahwa materi yang dibawakan sengaja diarahkan pada pengenalan perlindungan diri sejak usia dini.
“Hari ini kami membawakan cerita tentang perlindungan diri. Kami ingin mengajarkan anak-anak untuk berani menolak, berteriak, lari, dan melaporkan ketika menghadapi situasi yang tidak nyaman,” tuturnya.
Menurutnya, anak-anak perlu memiliki keyakinan bahwa mereka mempunyai kemampuan untuk menjaga keselamatan dirinya.
“Dari cerita yang diangkat ini, anak-anak bisa memiliki keyakinan bahwa mereka mampu melindungi dirinya sendiri. Terima kasih, semoga kegiatan ini bermanfaat,” tambahnya.
Pesan tersebut kemudian diperkuat melalui lagu tentang cara menjaga diri. Bunda Inge mengajak seluruh siswa bernyanyi bersama. Dengan cara itu, anak-anak tidak hanya mendengar pesan, tetapi juga mengulang dan mengingat langkah-langkah perlindungan diri.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Muhammad, salah satu peserta, mengaku menyukai dongeng yang disampaikan.
“Ceritanya bagus, aku suka,” katanya dengan penuh semangat.
Kemeriahan semakin terasa ketika Bunda Nina DK memberikan ice breaking. Siswa kembali diajak mengikuti aktivitas interaktif yang membuat suasana semakin menyenangkan.
Menjelang akhir kegiatan, Bunda Khamidah, Kak Aria, Kak Tasya, dan Kak Ifa turut membagikan hadiah kepada siswa.
Melalui kegiatan ini, Komunitas Kumpul Dongeng menghadirkan pendekatan edukasi yang memadukan literasi dan pendidikan karakter. Peringatan Bulan Bahasa pun menjadi ruang pembelajaran yang tidak hanya mengajak anak mencintai cerita, tetapi juga mengenali hak dan kemampuan dirinya untuk menjaga keselamatan.
Tim Humas

Artikel Terkait

Bagikan